Kritik Kevin De Bruyne terhadap Piala Eropa EURO 2020

by DuniaPenjudi.com

Kevin De Bruyne pemain timnas Belgia mengkritik EURO 2020

Pada Piala Eropa 2020 atau Euro 2020, Tim Nasional (Timnas) Belgia menjadi satu tim unggulan di pot 1. Ya, timnas Belgia bersama Inggris, Spanyol, Perancis, Jerman, dan Ukraina lolos sebagai juara grup. Sayangnya, timnas Belgia tak kebagian jatah sebagai tuan rumah pada perhelatan Piala Eropa 2020 yang akan digelar pada 12 Juni - 12 Juli 2020 mendatang.

Akibatnya, bintang tim nasional Belgia, Kevin De Bruyne, melemparkan kritikan keras terkait pelaksanaan Piala Eropa 2020 atau Euro 2020. Ini karena, pada perhelatan ajang tersebut Belgia lolos ke putaran final dengan angka sempurna dari 10 laga yang dimainkan. Dilaporkan Sportkeeda, keberanian Bruyne melontarkan kritik tersebut karena aturan baru yang diterapkan UEFA pada putaran final tahun depan. Baginya, aturan baru itu penuh kepalsuan.

Seperti diketahui De Bruyne berjasil membawa Belgia lolos ke putaran final setelah menuntaskan fase grup dengan nilai sempurna dari 10 laga.Tak cuma itu, bahkan Belgia cuma kebobolan empat gol dan mence tak 40 gol ini artinya, para pecinta judi online khususnya Judi Bola Online, Anda boleh mempertimbangkan timnas Belgia sebagai gacoan Anda pada pertaruhan judi bola mendatang.

Tapi, walaupun UEFA dalam aturan baru tersebut telah menetapkan akan menggelar turnamen di 12 negara yang berbeda-beda, Belgia tidak mendapat kesempatan menjadi tuan rumah. Alasannya karena Stadion King Boudoin tidak lolos verifikasi dan Ukraina tidak mengajukan diri. Alhasil, Belgia secara otomatis masuk ke Grup B bersama Rusia dan Denmark. Padahal, di fase grup telah ditetapkan bakal ada enam grup yang dengan setiap grupnya berisi dua tuan rumah, yang mendapat kesempatan minimal dua kali menghelat pertandingan.

Di Grup A misalnya, ada Roma Baku, lalu di Grup B ada Rusia- Kopenhagen, lalu di Grup C ada Amsterdam-Bukarest, Grup D ada London-Glasgow, Grup E ada Bilbao-Dublin, dan Grup F ada Munich- Budapest. Dengan demikian, empat dari enam tim di Pot 1 sudah mendapat tempat yakni Italia (Grup A), Inggris (Grup D), Spanyol (Grup E), dan Jerman (Grup F). Mereka semua adalah negara tuan rumah.

Hal inilah yang kemudian membuat De Bruyne kesal karena merasa Piala Eropa sudah kehilangan martabatnya. Menurutnya, belum juga kompetisi dimulai, negara-negara unggulan sudah bisa meramalkan akan bertemu siapa. “Ini sangat memalukan. Menurut saya Euro 2020 seperti kompetisi palsu. Sepakbola lama-kelamaan makin mengarah ke bisnis,” ujar De Bruyne.

Setujukah Anda, para pecinta judi bola dengan kritikan De Bruyne? Dan jika Anda ingin bertaruh terhadap kemenangan Belgia pada Piala Eropa 2020 atau Euro 2020, pastikan Anda hanya bermain judi bola online pada situs judi online yang terpercaya.