Penyedia Judi Online Meraup Untung di Tengah Virus Corona

by DuniaPenjudi.com

Penyedia permainan judi online

Pandemi COVID-19 tak pelak menutup beberapa pusat keramaian seperti kasino misalnya. Namun, sebagaimana ada banyak jalan menuju ke Roma, selalu ada cara umtuk memuaskan hasrat berjudi. Ya, para penjudi pun ramai-ramai memainkan judi online seperti judi mesin slot online, judi kartu onlline hingga judi roulette online.

Sejak virus corona merebak, dan sejumlah negara memberlakukan lockdown atau karantina wilayah di negara mereka masing-masing, banyak penyedia judi online menyatakan bahwa mereka telah melihat peningkatan yang signifikan dalam bisnis judi online banyak kasino terpaksa berhenti beroperasi akibat pandemi COVID-19.

Di Amerika Serikat (AS), sejumlah kasino telalu berhenti beroperasi secara sukarela kaena sengaja ditutup oleh pemerintah, atau pengusaha judi konvensional menutup kasinonya dengan sukarela. Beberapa negara bagian AS seperti New Jersey, Nevada, Delaware, dan Pennsylvania, menyediakan judi online khusus untuk bermain judi poker online; yang lain menawarkan judi online untuk judi olahraga, meski belakangan peminatnya turun drastis dalam semalam lantaran sebagian besar pertandingan olahraga profesional dan yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi setempat, dibatalkan karena virus.

Penyedia situs judi online menuai panen

Penyedia Judi Online mengatakan mereka melihat lonjakan volume dan pendapatan yang signifikan dalam beberapa hari terakhir. Judi kasino dan judi poker online telah mendapat penjudi baru hingga dua kali lipat tingkat terutama sejak pertandingan NBA dibatalkan. "Ketika NBA ditutup, kami benar-benar melihat peningkatan tajam sejak tanggal tersebut," kata Robin Chhabra, CEO FOX Bet. "Kami melihat pergeseran yang sangat kuat ke judi poker dan kasino online."

Demikian juga, Rush Street Interactive, yang menjalankan situs online PlaySugarHouse.com dan BetRivers.com, mengatakan telah melihat peningkatan dalam bisnis, yang diharapkan akan menebus setidaknya beberapa pendapatan yang hilang dari kasino di dunia nyata. "Ini masih awal dan kami mengharapkan tren ini berlanjut dalam beberapa hari ke depan," kata Mattias Stetz, chief operating officer dari perusahaan penyedia situs judi online tersebut.

Resorts Casino juga telah melihat peningkatan "nyata" dalam judi online dalam beberapa hari terakhir, menurut Presiden Mark Giannantonio. Sejak debutnya pada November 2013, perjudian online elah melonjak di New Jersey, AS. Sementara David Schwartz, seorang sejarawan judi di Universitas Nevada Las Vegas, AS, mengatakan negara bagian yang lain bisa segera membuat undang-undang untuk melegalkan perjudian online. Ini karena, judi online dianggap sebagai alternatif untuk meraup penghasilan akibat ditutupnya sejumlah kasino konvensional.

Hard Rock Atlantic City baru-baru ini meluncurkan judi mesin slot online yang dikendalikan dari jarak jauh di sebuah ruangan di kasino, tempat pemain dapat mengaktifkan dan bermain dari rumah. Tetapi seperti kebanyakan eksekutif judi kasino, presiden Hard Rock Joe Lupo, tidak berharap banyak bahwa pendapatan online akan meningkat cukup tajam untuk mulai menebus hilangnya pendapatan dari bermain judi konvensional. "Ini tidak seperti badai salju yang akan berakhir dalam 48 jam," katanya. "Ini belum pernah terjadi sebelumnya dan kita tidak akan tahu kapan ekonomi bisa pulih kembali."