Werner Optimis Jerman Juara Piala Eropa EURO 2020

by DuniaPenjudi.com

Timo Werner striker RB leipzig asa Jerman

Piala Eropa 2020 atau EURO 2020 sudah di depan mata. Ya, pada 12 Juni - 12 Juli 2020 para pecinta sepakbola termasuk pemain Judi Bola akan dihibur dengan kompetisi sepakbola paling bergengsi di Eropa bahkan disebut-sebut juga di dunia. Namun bagi pemain judi online khususnya judi bola online, event empat tahunan ini tentu bukan sekadar kompetisi sepakbola yang menghibur, melainkan juga memberi tersensasi sendiri. Ini karena ada sejumlah uang yang Anda pertaruhkan saat bermain Judi Bola Online, dan hanya menghasilkan dua kemungkinan yaitu, Anda kalah dan mengalami sejumlah kerugian atau sebaliknya Anda menang dan menghasilkan banyak cuan!

Untuk bertaruh, Anda tentu tidak bisa sembarangan memilih tim nasional (timnas) sepakbola yang akan menjadi juara. Anda harus memperhatikan peluang kemenangan dari timnas favorit Anda. Seperti Bomber timnas Jerman, Timo Werner, yang berbicara soal target yang ingin diraih timnya di ajang Piala Eropa 2020 atau Euro 2020. Jerman harus menerima kenyataan pahit di awal perjalanan mereka untuk menjuarai Piala Eropa 2020 dikarenakan hasil undian UEFA yang menempatkan mereka di grup maut bersama dengan favorit juara lainnya.

Tergabung di Grup F, Toni Kross dan kawan-kawan berada satu grup dengan juara bertahan, yakni Portugal, juara Piala Dunia 2018, Prancis, dan juga pemenang play-off antara Islandia, Rumania, Bulgaria, atau Hungaria. Timnas Portugal dan Prancis jelas sama sekali tak bisa dipandang sebelah mata mengingat mereka juga memiliki ambisi besar untuk merengkuh gelar Piala Eropa 2020 atau Euro 2020 tahun ini. Itulah mengapa kondisi menjadi kurang ideal untuk Der Panzer mengingat tim Jerman saat ini tengah melakukan regenerasi tim usai hasil buruk di ajang Piala Dunia 2018 lalu.

Melihat situasi ini, Werner yang merupakan ujung tombak utama Die Mannschaft rupanya tetap mengusung optimisme tinggi. Pemain RB Leipzig tersebut mengatakan dengan kekuatan tim saat ini, timnas Jerman harus berani menargetkan untuk bisa melangkah sejauh mungkin. "Kami memiliki tim yang kuat. Kami berada di grup yang tangguh, tetapi kami ingin melangkah sejauh mungkin," ujar Werner dikutip dari Bulinews.

"Menjadi bagian dari tim Jerman yang hendak menuju Piala Eropa lalu mengatakan 'kami akan melihat bagaimana kelanjutannya' tidaklah cukup. Kami ingin memenangkannya. Meskipun itu akan sulit dan meskipun kami bukan favorit, kami harus memiliki keyakinan persis seperti itu. Dengan mentalitas ini semua, kami memiliki kesempatan. Kami akan melihat seberapa jauh yang kami dapatkan," pungkasnya.

Sepanjang sejarah turnamen, Jerman telah tiga kali menjuarai Piala Eropa, tepatnya pada tahun 1972, 1980, dan 1996. Sedangkan Portugal merupakan juara bertahan turnamen paling elite antarnegara di Eropa ini. Reaksi ketiga pelatih dari tim raksasa di Eropa itu seragam. Sesaat setelah Philip Lahm menarik kertas dari mangkok pengundian, dan keluar tulisan "Portugal", wajah Joachim Loew (pelatih Timnas Jerman), Didier Deschamps (Prancis), dan Fernando Santos (Portugal), yang disorot kamera terlihat tegang. Namun, setelah itu ketiganya tertawa, kemungkinan merasa "absurd" dengan hasil undian Piala Eropa 2020 yang menempatkan tiga tim itu dalam satu grup.

Lantas bagaimana komentar tiga pelatih menyikapi hasil undian yang berat ini? "Sudah pasti ini grup maut," kata Joachim Loew, pelatih Timnas Jerman. Meski begitu, Loew mengaku senang dengan hasil undian ini. "Saya merasa senang karena ada pertandingan besar melawan Prancis dan Portugal. Kami bertanding melawan juara bertahan Piala Dunia dan Piala Eropa," lanjut Loew. "Saya merasa pemain juga menantikan laga-laga ini. Tentu, ini grup maut. Setiap orang di grup ini harus melewati batas jika ingin lolos," imbuhnya.

Bagimana pecinta judi bola, apakah Anda sepakat bahwa Jerman pantas menjadi juara?